Diorama Lingkaran

Other Frame of Me

Laporan Hasil PKL Teknik Pembuatan Probiotik (Pembahasan - Teknik Pembuatan Probiotik)

diposting oleh lutfi-fpk11 pada 27 December 2016
di Kegiatan Akhir Perkuliahan - 0 komentar

Berikut akan saya jabarkan langkah-langkah pembuatan probiotik yang saya lakukan di Biotech Agro :

Teknik Pembuatan Probiotik 

1. PERSIAPAN ALAT

Pembuatan probiotik di Biotech Agro dilakukan dalam skala laboratorium. Alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan probiotik diolah dan dikerjakan di ruang produksi. Peralatan yang digunakan untuk membuat probiotik dicuci dan dibersihkan menggunakan sabun dan air mengalir. Adapun alat dan fungsi dari alat – alat yang digunakan dalam pembuatan probiotik :

  1. Kompor, digunakan untuk memasak bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatan probiotik.
  2. Panci, digunakan sebagai wadah memasak bahan.
  3. Blender, digunakan untuk menghaluskan bahan – bahan yang perlu di haluskan seperti nanas dan terasi.
  4. Ember, digunakan untuk menampung bahan serta untuk mengolah air rendaman dedak padi.
  5. Saringan, diguanakn untuk menyaring bahan – bahan seperti air dedak dan sari nanas selain itu saringan juga digunakan untuk memastikan tidak ada bahan padat masuk ke dalam botol kemasan.
  6. Pengaduk, digunakan untuk mengaduk bahan – bahan yang di campur didalam tong selama proses berlangsung.
  7. Tong tertutup, digunakan untuk proses inkubasi probiotik, karena bakteri probiotik bersifat anaerob kondisi tong harus dalam keadaan tertutup.

Alat yang gunakan dalam proses pembuatan probiotik harus dalam keadaan bersih untuk menghindari kontaminan masuk kedalam proses pembuatan probiotik. Proses sterilisasi dilakukan untuk membersihkan alat laboratorium baik melalui proses kimiawi maupun fisika. Proses sterilisasi di Biotech Agro menggunakan proses kimiawi dan fisika, proses kimiawi menggunakan alkohol 95% untuk membersihkan alat dan secara fisika menggunakan proses pemanasan. Proses sterilisasi dilakukan untuk membunuh atau menghilangkan semua mikroorganisme hidup, termasuk spora bakteri (Rao, 2008).

2. PERSIAPAN BAHAN

Bahan yang digunakan dalam pembuatan probiotik sangat mudah didapat kerena tersedia di pasar dan harganya terjangkau. Berikut bahan–bahan yang digunakan dalam pembuatan probiotik di Biotech Agro :

  1. Nanas, Penggunaan nanas dalam pembuatan probiotik dipilih karena selain murah harganya dan mudah didapatkan. Pudjobasuki (2007) dalam Kurnia (2011) menambahkan bahwa buah nanas juga mengandung enzim bromelin yang memiliki peranan dalam pemecahan molekul protein menjadi lebih sederhana, sehingga sangat baik digunakan sebagai media proses pembuatan probiotik. Nanas yang akan digunakan untuk pembuatan media probiotik sebanyak 10 buah. Nanas diolah dengan dikupas kulit dan dipotong kecil - kecil. Potongan nanas kemudian diblender hingga halus dan kemudian dimasak dengan menambahkan air sebanyak 10 liter. Setelah mendidih disaring untuk dipisahkan ampas dan air sebelum kemudian airnya dimasukan kedalam tong tertutup.
  2. Molase, Molase yang digunakan dalam pembuatan probiotik sebanyak 5 liter yang kemudian diencerkan dengan 5 liter air. Molase yang sudah diencerkan dimasak hingga mendidih dan didinginkan. Sebelum ditambahkan dalam media pembuatan probiotik molase harus disaring untuk menghindari substrat lain masuk kedalam media. Molase merupakan sumber glukosa yang diperlukan dalam perkembangan probiotik selama inkubasi. Round (1970) dalam Hendrajat dkk. (2007) menambahkan bahwa molase juga mengandung unsur karbon, sukrosa, mineral, dan beberapa asam amino yang juga dibutuhkan untuk menstabilkan dan menjaga kesuburan perairan.
  3. Terasi, Terasi yang digunakan untuk membuat probiotik sebanyak 2 kilo untuk sekali pembuatan probiotik. Sebelum dimasak terasi di potong dan dihancurkan sebelum di larutkan dan dimasak dalam 10 liter air. Setelah mendidih terasi yang sudah dimasak didinginkan dan ditambahkan kedalam media pembuatan probiotik. Terasi berguna dalam bioproses selama inkubasi probiotik selain itu penggunaan terasi juga berfungsi sebagai sumber protein (Haetami dkk., 2008).
  4. Air Kelapa, Air kelapa yang digunakan untuk pembuatan probiotik sebanyak 10 liter yang dimasak hingga mendidih dan dimasukan kedalam tong tertutup. Air kelapa dipilih karena air kelapa mudah didapatkan dan harganya murah. Aziz dan Widagdo (2014) menambahkan bahwa air kelapa memiliki komposisi vitamin, mineral dan berbagai macam enzim yang mampu menunjang perkembangan bakteri probiotik. Komposisi dalam air kelapa bisa dilihat pada lampiran 4.
  5. Dedak Padi, Dedak yang digunakan dalam pembuatan probiotik direndam dengan air akuades sebanyak 10 liter. Air rendaman dedak kemudian disaring lagi untuk dipisahkan dari ampasnya dan dimasak hingga mendidih. Penambahan dedak padi sebagai sumber korbohidrat diharapkan dapat mudah larut dan dapat dengan cepat dimanfaatkan oleh bakteri probiotik sebagai nutrisi untuk pertumbuhan (Ridwan dkk., 2005)
  6. Air Akuades, Air akuades pada pembuatan probiotik digunakan untuk memasak dan pengenceran terhadap bahan – bahan yang perlu dilarutkan seperti nanas, molase, dan terasi
  7. Mikro Mineral, Mikro Mineral yang digunakan dalam pembuatan probiotik di Biotech Agro merupakan produksi dari Biotech Agro sendiri, dengan komposisi bisa dilihat pada lampiran 5. Haetami dkk. (2008) menjelaskan mineral standart yang dibutuhkan dalam pertumbuhan bakteri adalah NH4NO3, KCl, MgSO4, FeSO4 dan CuSO4.
  8. Bioaktivator, Bioaktivator merupakan bahan utama dalam pembuatan probiotik di Biotech Agro. Dalam penyediannya Biotech Agro bekerjasama dengan Laboratorium Pusat Studi Agro Ekologi Universitas Gajah Mada dalam pengadaan bioaktivator untuk mengefisienkan produksi.

3. PEMBUATAN PROBIOTIK

Berikut saya tampilkan skema tahapan dari pembuatan probiotik di Biotech Agro.

Skema

 

Selama Praktek Kerja Lapang produksi probiotik di Biotech Agro sebanyak 60 liter yang kemudian dikemas kedalam botol berukuran 500 ml. Langkah pertama dalam proses pembuatan probiotik adalah dengan mempersiapkan tempat produksi serta alat dan bahan yang akan digunakan.

Setelah alat dan bahan sudah siap, pembuatan probiotik diawali dengan pengolahan bahan untuk media pembuatan probiotik. Bahan – bahan yang sudah disiapkan diolah dan dimasak terlebih dahulu. Bahan yang sudah dimasak didinginkan selama 24 jam. Bahan media yang sudah dingin ditambah 1 kaleng mikro mineral dan bioaktivator sebanyak 3 botol yang masing – masing botol berisi 1 liter bakteri probiotik.

Media dan bioaktivator yang sudah tercampur kedalam wadah diaduk hingga semua bahan tercampur. Proses inkubasi hingga bakteri probiotik berkembang biak memakan waktu 2 minggu. Selama proses inkubasi sesekali dilakukan pengamatan untuk melihat perkembangan probiotik.

Pembuatan probiotik dituntut dalam kondisi anaerob, sebab bakteri yang digunakan sebagian besar merupakan bakteri asam laktat yang bersifat anaerob. Wadah tong harus tertutup rapat untuk menghindari kerusakan selama proses pembuatan probiotik. Probiotik yang telah siap untuk dikomersialkan memiliki ciri – ciri sebagai berikut ; tabung akan menggelembung akibat aktivitas perkembangan bakteri, timbul gelembung gas pada permukaan, media akan berwarna coklat kehitaman dan tidak berbau menyengat.

Sekian dari Laporan PKl saya, untuk yang ingin berdiskusi soal ini bisa menghubungi email saya (lutfi.an711@gmail.com)

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :