Diorama Lingkaran

Other Frame of Me

Ibu, ajariku tuk memeilih pendamping hidupku!

diposting oleh lutfi-fpk11 pada 22 December 2011
di Motivasi Islami - 0 komentar

 Suatu hari, seorang anak lelaki bertanya pada sang Ibu,, . .

“Bu, jika kelak anakmu ini akan menikah. Istri seperti apa yang mesti kupilih ?”

Sang Ibu yang bijakpun menjawab,

“Nak, Seorang istri yang baik adalah dia yang saat kau andang hilanglah resahmu, saat kau bersamanya tentram hatimu, saat kaupamit menjemput rizki, ia lambaikan tangannya sambil mendoakanmu,...

 

                Sang Ibupun bersenandung :

                Mencipta rumanya seindah surga

                Menjaga akhlaqnya sebening mata

Qonaah selendangnya dalam rumah tangga

Sejuk dikalbunya tunduk pandangannya

 

“Tapi Bu.. Aku kan belum tahu sifatnya. Bagaimana aku dapat mengenalnya” Sang anak menyela.

Sang Ibu menjawab “ Nak, jika kau ingin melihat kasih sayangnya padamu, lihatlah bagaimana ia memuliakan Ayah Bundanya. Jika kau ingin tahu apakah ia kasih terhadap anak – anakmu kelak, lihatlah perlakuannya terhadap adik kakaknya,” Kata Sang Ibu.

 

Sang Anak termenung sejena...

 

Sang Ibu menandaskan kembali,

 

“Nak.. jodohmu sudah ada di tanganNya. Jangan pernah kau khawatir. Khawatirlah jika kau belum bisa memperbaiki diri. Khawatirlah bila kau belum pantas mejadi seorang suami bagi pendampingmu. Khawatirlah jika ibadahmu hanya untuk dilihat olehnya. Padahal Dia yang memberikannya untukmu..

Nak, perbaiki akhlaqmu, maka kau kan dapatkan gadis pujaan hatimu.

Luruskan niatmu, maka kaukan dapatkan bidadari dunia akhiratmu.

Sempurnakan ihktiarmu, maka jodohmu kan mendekat padamu” pesan sang Ibu..

Sang anakpun mulai mengerti, ia balas senandung sang Ibu dengan sebua syair

 

Apabila telah tiba masaku

Untuk segeramengakhiri masa lajangku

Dengan segenap kemapuan Allah berikan

Insya Allah janjiku akan ku tunaikan

Tapi bila kuraba dalam hati

Dalam serumpun pertanyaan silih berganti

Adalah semua ku lakukan terlalu dini

Berdegup jantung di dada kendalikan diri

 

Namun pernikahan begitu indah ku dengar

Membuat kuingin segera melaksanakan

Namun bila kulihat aral melintang pukang

Hatiku selalu meju mundur dibuatnya

 

Akhirnya aku segera tersadar

Hanya kepada Allahlah tempat aku bersandar

Yang akan menguatkan hatiku yang terkapar

Insya Allah azzamku akan terwujud lancar

 

Sang Ibupun tersenyum dan mendoakan sang puteranya..

 

dikutip dari buku : jangan jatuh cinta, tapi bangun cinta

karya : Setia Furqon Kholid

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :