Diorama Lingkaran

Other Frame of Me

PULAU MENJANGAN KECIL

diposting oleh lutfi-fpk11 pada 25 October 2012
di Jaya Indonesia, Jaya Perikanan dan Jaya Lautan - 0 komentar

Pulau Menjangan Kecil adalah salah satu spot snorkeling yang cukup populer di Karimunjawa. Perairannya tenang dengan air yang jernih dan hangat khas laut daerah tropis. Spot snorkeling terletak cukup jauh dari garis pantai dengan kedalaman sekitar 2 sampai 5 meter. Meski belum begitu mahir berenang, YogYES nekat melompat ke dalam air setelah memasang life jacket, fin dan snorkel gear. Keputusan yang sangat tepat karena terumbu karang di dasar laut ini cukup luas dan merata.

Di antara karang-karang batu Acropora sp yang mendominasi, ikan kakap hitam dan kerapu mengintip dari sela-sela cabangnya. Seekor kerang kima hitam yang cantik juga sempat terlihat. Jenis kerang ini dulu sempat populer sebagai salah satu makanan khas penduduk Karimunjawa, namun sekarang keberadaannya dilindungi oleh pemerintah. Terumbu karang berbentuk daun dari jenis Montipora Foliosa terlihat seolah bermekaran dengan warna putih, kuning, hingga keemasan diantara staghorn coral.

Beberapa bongkah batu besar berwarna merah hati berdiri menjulang dan biasa dimanfaatkan sebagai tempat untuk berdiri atau beristirahat ketika rasa lelah mulai terasa di sela-sela snorkeling. Di beberapa tempat, dasar laut menjadi dangkal dan terumbu karang tumbuh dengan jarak yang sangat dekat dengan permukaan. Di sinilah semua orang harus ekstra hati-hati agar tidak menginjak dan mematahkan karang yang membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk tumbuh.

Hari semakin siang ketika kami memutuskan untuk naik ke atas perahu dan berlayar menuju ke daratan. Meski Pulau Menjangan Kecil sudah dilengkapi dengan resort yang disewakan, namun beberapa bagian dari pulau masih relatif alami dengan hanya menampakkan pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi. Semilir angin di pantai berpasir putih indah memberikan kesan damai dan tenang.

Pulau yang terletak sekitar 15 menit ke arah selatan Pulau Karimunjawa ini sering disinggahi oleh orang-orang yang merapat untuk sekedar beristirahat dan makan siang. Membakar ikan sendiri di atas api unggun yang dibuat dengan ranting-ranting pohon seadanya memberikan sensasi dan kenikmatan tersendiri saat menyantapnya. Suara cicit burung yang merdu dan angin sepoi-sepoi serasa membius untuk terus menikmati kesunyian dan ketenangan yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan. Tertarik untuk camping? Beberapa spot di pulau ini merupakan camping area yang siap menjadi tempat bagi Anda yang ingin sejenak menghilang dari peradaban.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :