Diorama Lingkaran

Other Frame of Me

Pasar Ikan di Surabaya

diposting oleh lutfi-fpk11 pada 27 October 2012
di Jaya Indonesia, Jaya Perikanan dan Jaya Lautan - 6 komentar

Walikota Surabaya, Bambang Dwi Hartono telah meresmikan pasar ikan hias termegah seantero Indonesia pada 25 Agustus yang lalu. Bangunan pasar ikan hias ini berdiri di atas lahan seluas 1200 M2.

Bangunan berlantai dua yang begitu nyaman di tempati oleh para pedang tersebut, kondisi di lantai duanya masih lengang sekali. Artinya hanya beberapa penjual ikan hias yang sudah menempati area lantai dua. Sementara di lantai dasar kondisi stand nampaknya sudah penuh. Di tepi timur lantai dasar ada warung kopi, toilet dan area parkir cukup memadai Lokasi pusat pasar ikan hias Surabaya tepatnya di tepi jalan raya Gunung Sari no 71 Surabaya dekat pom bensin.

 

Pusat pasar ikan hias Surabaya ini merupakan penampungan dari pasar ikan hias-pasar ikan hias dari (pasar ikan hias jalan Patua, Gunung Sari, jalan Irian Barat dan Jalan Jagir-Wonokromo).

 

Dari sejumlah tempat pasar ikan hias yang sudah ditertibkan oleh Pemerintah kota Surabaya dari pinggir jalan, sekarang para pedagang ikan hias diberi tempat yang nyaman, bersih, luas dan aman. Dengan satu tujuan berdagang dengan tenang , mengais rejeki secara nyaman dan yang terpenting dapat meraih laba semaksimal mungkin.

 

Perhimpunan pasar ikan hias Gunung Sari ini dinaungi oleh koperasi. Yang memang didirikan agar kesejahteraan anggota dapat tercapai secara kekeluargaan dan kebersamaan senasip sepenanggungan. Sebagai ketua koperasinya abah Hasan.

 

Bambang DH menandaskan pendiri bangsa Indonersia telah memikirkan nasip bangsa ini jauh ke depan setelah kemerdekaan 17 Agustus 1945. Ia menyerukan dengan koperasi kita gayang kapitaslisme dari bumi Indonesia. Karena kapitalisme terbukti memporak porandakan perekonomian pro rakyat. Kalau ingin kesejahteraan rakyat tercapai, kuatkan koperasi Indonesia yang benar-benar kokoh demi kesejah teraan rakyat semata, bukan yang lain. Bukan koperasi yang hanya mementingkan individu /kelompoknya semata. Dengan sistem manejemen terbuka (go publik).

 

Dalam kesempatan yang singkat itu, Bambang DH sempat memberikan satu contoh tentang pedagang nasi rawon kalkulator disekitar Gunung Sari Surabaya. Kata dia, penjual rawon kalkulaor tersebut per hari transaksi penjualannya mencapai 10 juta rupiah omsetnya. Ia sedikit kesal, hanya saja tempat jualannya masih kurang bersih. Ia mengingatkan , alangkah indahkan kalau tempat jualannya bersih, dagangannya laris dan keuntungan berlimpah ruah.(Ags)

6 Komentar

1. ah mad

pada : 06 May 2013

"Sy bertermakaih kepada bpk walikota Banbang DH. Yg sekarang menjadi wakil walikota menghargai nasib orang kecil ..trimakash .dan tentang pasr ikan hias gunung sari sekarang sdh tidak indah lagi nasibnya dimana parkir sepeda motar dan mobil mahal yg dibuat orang2 tertentu yg ingin mementikan diri sendir / memperkaya diri sendir . Dan toilet yg kotor / jorok itu yg membuat pengunjung kecewa sekali tdk sesuai dengan kata2 diatas , sy berharap dari pihak walikaota untuk menindak lanjuti keluhan2an konsumen , sy mengharapkan parkiran di pasar ikan hias dihapus / gratis , biar penjual semakin bisa meraskan hasilnya dan coontoh sekarang penjual yg ada diatas byk yg gulung tikar / tutup dikarenkan tdk ada pembeli dan dari pengurus sendiri juga kurang bisa mengatisi gmn jalan keluarnya agar bisa jualan terus . Trimakasik "


2. SUYATNO

pada : 08 May 2013

"saya berternak lobster air tawar. tapi kesulitan untuk menjualnya. mungkin ada yang berminat hub E-mail ini yat.no03@yahoo.co.id wilayah sidoarjo. "


3. lutfi

pada : 15 May 2013

"Ahmad :
terimakasih atas saran dan masukkannya,,. kita doakan saja supaya pasar ikan diwilayah gunung sari, dimana merupakan sentra perikanan disurabaya, bisa sesegera mungkin dibenahi,,."


4. Lutfi

pada : 15 May 2013

"suyatno :
apa sudah dicoba menawarkan kepedagang" yg ada dipasar ikan gunung sari,,. yg anda jual konsumsi atau benih ya? saya berminat.
"


5. ibnu

pada : 04 July 2016

"ada lapak ikan arwana gak ya?
pengen kerja sama lah kita..
trims"


6. LAN

pada : 26 December 2016

"mas Ibnu, kalo saya liat di pasar ikan gunung sari saya rasa masih ada beberapa toko yg menjual arwana tapi sudah jarang sekali terlihat.. kalo setau saya ada di belakang dekat orang jual reptile & Hamster.."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :