Diorama Lingkaran

Other Frame of Me

Save Pasar Tradisional

diposting oleh lutfi-fpk11 pada 24 February 2013
di Indonesia Hijau - 0 komentar

Pasar bebas, telah berdampak besar pada sektor perekonomian di dalam negeri. Kondisi tersebut juga terjadi di Bali dan Denpasar khususnya.

Mengingat dengan adanya pasar bebas, produk luar kian membanjiri pasar domestik. Kondisi tersebut juga dialami pada sektor riil. Salah satunya, dengan makin menjamurnya pasar atau toko modern.

Terhadap hal itu, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam memberdayakan pedagang maupun pasar tradisional yang merupakan wirausaha lokal.

Salah satunya, melalui festival pasar tradisional. Kepala BPM PD Kota Denpasar, Made Mertajaya yang didampingi Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat BPM PD, Luh Gede Ratna Ninggrat, mengatakan, festival pasar tradisional dalam rangka menyambut HUT ke-225 Kota Denpasar, diharapkan menjadi pemicu dan sekaligus motivator munculnya pasar-pasar berkategori bersih, rapi, aman serta nyaman.

''Bukan saja dari pasar, namun juga diharapkan munculnya semangat para pedagang di dalam pasar,'' ujarnya, di Denpasar, Jumat (22/2).

Menurut Mertajaya, penilaian pasar tradisional menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kota. Para pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya di dalam pasar, selama ini menjadi aktor utama penggerak roda perekonomian masyarakat. Hal ini terbukti cukup tangguh menghadapi rintangan ekonomi dan krisis.

Di samping itu, jumlah pedagang dan pasar tradisional di Kota Denpasar yang sangat banyak, namun sayangnya kemampuan mereka masih kurang baik.

Demikian juga dengan kondisi pasar tradisional yang masih berkutat pada persoalan lama seperti kebersihan, kerapian, keamanan dan kenyamanan yang masih kurang.

Pihaknya, secara rutin telah melakukan pembinaan kepada pengelola pasar dan pedagang untuk memberikan arahan dalam pengelolaan dan penataan pasar tradisional, sehingga terwujud Pasar Sapta Pesona. ''Selain memiliki kesamaan cara pandang dalam menciptakan pasar ramah dan segar,'' ungkapnya.

Tidak saja pembinaan kepada pengelola, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada pedagang pasar dan mencari pedagang pasar teladan. Hal ini untuk lebih memotivasi para pedagang lain, sehingga mampu menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung saat berbelanja di pasar tradisional.

Beberapa indikator penilaiaan pada festival pasar tradisional di antaranya, aspek budaya, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan. Di samping kebersihan dan keindahan, kesehatan sanitasi dan lingkungan, infrastruktur pasar, tata kelola serta kinerja pasar.

Dari tiap pelaksanaan festival pasar tahunan ini, sudah memberikan dampak pada pasar tradisional untuk mampu berbenah secara bersama antara pedagang dan pengelola pasar desa. 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :